Sabtu, 14 Oktober 2017

Perbedaan Huruf Serif dan Sans Serif

Serif adalah jenis huruf yang memiliki kait pada bagian ujung goresan (strokes). Sering juga disebut huruf Roman, mengacu pada sejarah awalnya yang digunakan oleh bangsa Romawi.
Huruf serif banyak dipakai pada cetakan tradisional atau buku bacaan berhuruf kecil, karena serif atau kait di ujung huruf berfungsi menjadi semacam garis imajiner yang membantu mata pembaca menelusuri baris teks. Contoh huruf jenis ini adalah Times New Roman dan Courier.
Sebaliknya, sans-serif adalah huruf tanpa kait. (sans, perancis: tanpa). Contoh huruf jenis ini adalah Arial dan Helvetica.
Beberapa tahun lalu, saya membaca cerita ini. Sebuah perusahaan berhasil menghemat ribuan dolar pengeluaran tahunannya hanya dengan mengubah sedikit kebiasaan.

Belanja untuk pembelian tinta printer berkurang banyak setelah seseorang mengusulkan agar perusahaan itu mengganti font standar yang biasa mereka gunakan dari huruf serif menjadi sans-serif. Menurutnya, mengurangi serif berarti mengurangi pemakaian tinta.
Yang mengusulkan adalah seorang mahasiswa magang yang sebelumnya nyaris setiap hari diremehkan oleh pegawai-pegawai senior di perusahaan itu.
Itulah. Ide brilian biasanya datang dari orang-orang muda. Mereka biasanya bisa melihat hal-hal kecil yang luput dari terawangan orang tua. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar